langit yang redup seakan mengikuti kepergianmu
engkau datang hanya sekejap
tanpa kau pandang sinar mentari
kau datang sekejap lalu pergi
tetes air mata pengantarmu kini
aku yang bebal menggantung tangis
mencoba tuk tersenyum saat kau pergi
ada terbersit bisikan berita engkau datang untuk pergi
aku anggap penyakit hati
maafkan aku jika tak hadir saat kau kembali
semoga kita bersama diakhir hari
untuk cucu pertamaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar